Optimalkan Pendapatan Daerah, UPPD dan BPKPD Kebumen Gelar Bimtek Program Sengkuyung
Optimalkan Pendapatan Daerah, UPPD dan BPKPD Kebumen Gelar Bimtek Program Sengkuyung
KEBUMEN – Unit Pengelola Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Kebumen bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Kebumen bersinergi menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanganan Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Kegiatan bersandi Program Sengkuyung ini dilaksanakan secara bertahap mulai tanggal 7 hingga 14 Juli 2026, bertempat di Ruang Akuntabilitas BPKPD Kabupaten Kebumen.
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata memperkuat kolaborasi lintas sektor mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga pemerintah desa/kelurahan guna mengoptimalkan penerimaan PKB dan Opsen PKB di wilayah Kabupaten Kebumen. Untuk memastikan materi tersampaikan secara optimal, kegiatan yang difasilitasi oleh BPKPD ini diikuti oleh perwakilan dari 26 kecamatan dan 460 desa/kelurahan se-Kabupaten Kebumen.
Dalam implementasi di lapangan, Program Sengkuyung menerapkan mekanisme pembagian peran yang berbasis kewilayahan:
- Pemerintah Kecamatan: Bertindak sebagai administrator yang melakukan monitoring dan evaluasi terhadap jalannya kegiatan di wilayah masing-masing.
- Pemerintah Desa/Kelurahan: Berperan sebagai mitra pelaksana garda terdepan yang mendukung langsung penanganan tunggakan PKB langsung kepada wajib pajak di wilayahnya.
Tidak hanya sekadar sosialisasi teoritis, para peserta juga dibekali dengan kemampuan teknis mutakhir. Seluruh perwakilan kecamatan dan desa dilatih untuk menggunakan Aplikasi Sengkuyung Mobile. Aplikasi ini dirancang khusus sebagai sarana pendukung utama (tools) untuk monitoring dan pelaporan kegiatan penanganan tunggakan PKB secara real-time.
Melalui sinergi yang solid dan pemanfaatan teknologi ini, Pemerintah Kabupaten Kebumen berharap kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor dapat meningkat secara signifikan. Pada akhirnya, keberhasilan Program Sengkuyung ini ditargetkan mampu mendongkrak realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi pembangunan Kebumen yang lebih baik. (Tim Kominfo/Red)
