Realisasi Pendapatan Daerah Kebumen Semester I 2026 Tembus Rp1,384 Triliun, Sektor Pajak Lewati Paruh Target
Realisasi Pendapatan Daerah Kebumen Semester I 2026 Tembus Rp1,384 Triliun, Sektor Pajak Lewati Paruh Target
KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) melaporkan tren positif atas kinerja keuangan daerah. Hingga akhir Juni 2026, realisasi pendapatan daerah Kabupaten Kebumen tercatat telah mencapai Rp. 1,384 triliun. Angka tersebut setara dengan 47,45 persen dari total target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp. 2,917 triliun.
Capaian di penghujung semester pertama berjalan ini menunjukkan kondisi yang stabil dan bergerak sesuai jalur (on track) dalam mendekati paruh target tahunan.
Performa Solid Sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Dari total pendapatan yang dihimpun, sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) menyumbang realisasi sebesar Rp. 269,76 miliar atau 46,23 persen dari target tahunan Rp. 583,54 miliar. Rincian performa per komponen PAD adalah sebagai berikut:
-
Pajak Daerah (Akselerasi Signifikan): Berhasil melewati separuh target dengan capaian Rp. 120,37 miliar (50,46% dari target Rp. 238,53 miliar).
-
Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT): Terealisasi Rp. 33,01 miliar (51,59%), ditopang dominasi PBJT-Tenaga Listrik sebesar Rp. 25,47 miilar.
-
Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2): Mencatatkan performa luar biasa di angka Rp. 36,49 miliar (63,46%).
-
Opsen dan BPHTB: Opsen BBNKB mencapai Rp. 15,42 miliar (53,14%), Opsen PKB Rp. 25,90 miliar (39,25%), dan BPHTB menyumbang Rp. 8,23 miliar (48,47%).
-
Catatan Evaluasi: Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (11,59%) serta Pajak Reklame (31,81%) dinilai masih rendah dan akan menjadi fokus pengawasan kepatuhan pada semester kedua.
-
-
Retribusi Daerah: Mencapai Rp. 126,63 miliar (41,48% dari target Rp305,24 miar). Sektor Jasa Umum menjadi penyumbang terbesar melalui pelayanan kesehatan RSUD (Rp. 79,15 miliar) dan Puskesmas (Rp. 33,45 miliar). Sementara Retribusi Jasa Usaha terealisasi Rp. 7,30 miliar dan Perizinan Tertentu Rp. 732,03 juta.
-
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan: Meraih Rp. 17,29 miliar (55,01% dari target Rp. 31,43 miliar). Hasil impresif ditunjukkan oleh PDAM Tirta Bumi Sentosa Kebumen yang berhasil menyetorkan dividen sebesar Rp. 4,26 miliar, atau melampaui target awal sebesar 121,15 persen.
-
Lain-lain PAD yang Sah: Mencatatkan hasil memuaskan sebesar Rp. 5,47 miliar (65,75% dari target Rp. 8,31 miliar), didominasi oleh Pendapatan Bunga atas penempatan uang daerah senilai 3 miliar (96,42%).
Dana Transfer Masih Menjadi Penopang Utama
Struktur anggaran Kabupaten Kebumen hingga paruh pertama tahun ini masih ditopang oleh Pendapatan Transfer dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi dengan realisasi kumulatif mencapai Rp. 1,114 triliun (47,76% dari target Rp. 2,333 triliun). Aliran dana terbesar bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp. 758,71 miar (57,63%), disusul Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik sebesar Rp. 229,23 miliar (46,61%), dan Dana Desa yang tersalurkan sebesar Rp. 72,19 miliar (19,34%).
Menanggapi perkembangan positif ini, Kepala BPKPD Kabupaten Kebumen, Drs. Aden Andri Susilo, M.Si, menyatakan optimisme tinggi bahwa target pendapatan daerah di akhir tahun anggaran 2026 dapat tercapai sepenuhnya.
"Pemerintah Kabupaten Kebumen berkomitmen untuk terus menggenjot strategi intensifikasi pendapatan, memperluas digitalisasi layanan, serta memperkuat koordinasi demi memastikan kesinambungan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kebumen."
