Realisasi APBD Kebumen Februari 2026: Pendapatan Tumbuh Positif, Pemerintah Pacu Belanja Modal dan Tunjangan Kesejahteraan
Realisasi APBD Kebumen Februari 2026: Pendapatan Tumbuh Positif, Pemerintah Pacu Belanja Modal dan Tunjangan Kesejahteraan
KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) merilis laporan realisasi anggaran periode 28 Februari 2026. Hingga akhir bulan kedua tahun ini, kinerja keuangan daerah menunjukkan tren positif pada sisi pendapatan, sementara penyerapan belanja terus dipacu untuk mengakselerasi pembangunan fisik dan kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan hasil rekonsiliasi, realisasi Pendapatan Daerah telah mencapai lebih dari Rp. 522,56 miliar atau sebesar 17,91% dari target tahunan Rp. 2,91 triliun. Capaian ini didominasi oleh Pendapatan Transfer dari Pemerintah Pusat dan Antar Daerah sebesar Rp. 465,45 miliar. Adapun Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencatat realisasi sebesar Rp. 57,10 miliar yang bersumber dari pajak daerah, retribusi, dan pendapatan sah lainnya.
Dari sisi pengeluaran, realisasi Belanja Daerah tercatat sebesar Rp. 183,27 miliar (6,10% dari pagu Rp. 3,004 triliun). Penyerapan saat ini masih terfokus pada Belanja Operasi, khususnya Belanja Pegawai. Sementara itu, untuk Belanja Modal (infrastruktur) dan Belanja Transfer, saat ini pemerintah sudah mulai dikerjakan sesuai SPK, namun masih menyelesaikan tahap administrasi dan proses konstruksi/pemeliharaan.
Rencana Strategis dan Tindak Lanjut Bulan Maret
Memasuki bulan Maret, Pemerintah Kabupaten Kebumen telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan performa keuangan daerah:
1. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD):
- Sektor Pajak: Melakukan percepatan dengan pencetakan SPT PBB-P2 serta menggalakkan program "Satu Hari Lunas" di berbagai desa untuk meningkatkan kepatuhan dan realisasi pajak daerah.
- Sektor Pariwisata: Memanfaatkan momentum hari raya dan musim libur sekolah untuk memaksimalkan penerimaan dari sektor pariwisata.
- Koordinasi BUMD: Mendorong percepatan penyetoran dividen dari badan usaha milik daerah sebagai bagian dari kontribusi kekayaan daerah yang dipisahkan.
2. Akselerasi Belanja dan Kesejahteraan:
- Infrastruktur Mudik: Mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera menuntaskan proses lelang, khususnya Belanja Modal jalan dan irigasi. Hal ini krusial agar pengerjaan fisik dapat segera berjalan guna mendukung kelancaran arus mudik dan kenyamanan kendaraan saat hari raya.
- Stabilisasi Harga dan Persiapan Hari Raya: Mendorong OPD untuk melakukan upaya stabilisasi harga sembako, monitoring lalu lintas dan keamanan ketertiban lingkungan.
- Penyaluran Tunjangan: Pemerintah berkomitmen segera menyalurkan Alokasi Dana Desa (ADD) termasuk penghasilan tetap perangkat desa, serta tunjangan hari raya bagi ASN.
Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas ekonomi daerah, meningkatkan daya beli masyarakat, dan memastikan perputaran uang di Kabupaten Kebumen berjalan maksimal menjelang hari raya.
