Launching SIGAP KKPD
Launching SIGAP KKPD
Program SIGAP KKPD menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah melalui perluasan pemanfaatan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD). Inovasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat terkait penerapan transaksi non-tunai di lingkungan pemerintahan, serta bentuk komitmen BPKPD dalam mendukung tata kelola keuangan yang lebih modern, efektif, dan aman.
Kepala BPKPD Kabupaten Kebumen, Drs. Aden Andri Susilo, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa SIGAP KKPD merupakan simbol perubahan budaya kerja menuju sistem pengelolaan keuangan yang lebih profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Melalui SIGAP KKPD, kita ingin mendorong aparatur lebih sigap, sinergis, dan transparan dalam setiap proses transaksi keuangan. Program ini bukan sekadar kewajiban, tetapi wujud nyata reformasi birokrasi menuju pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan efisien,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris BPKPD, Haris Setyawan, S.Kom, MSE menjelaskan bahwa SIGAP KKPD memiliki dua pilar utama: sinergi dan pemantapan. Pilar sinergi diwujudkan melalui kerja sama dengan rekanan dan bank penyedia KKPD, sementara pilar pemantapan difokuskan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui webinar interaktif, pendampingan teknis, dan sistem evaluasi berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut juga dijelaskan SOP pelaksanaan, struktur tim kerja, serta tahapan implementasi di setiap bidang dan OPD.
Dari sisi teknis, Bidang Perbendaharaan memaparkan progres penggunaan KKPD yang masih perlu ditingkatkan, serta rencana monitoring bulanan dan pemberian apresiasi bagi OPD yang berhasil mengoptimalkan transaksi non-tunai. Diskusi dan tanya jawab interaktif turut memperkaya pemahaman peserta mengenai penerapan KKPD, kendala di lapangan, serta strategi percepatan implementasi di seluruh perangkat daerah.
Melalui peluncuran ini, BPKPD menegaskan bahwa SIGAP KKPD bukan hanya program internal, tetapi juga gerakan kolaboratif lintas bidang dan lintas OPD untuk membangun budaya kerja berbasis digital yang efisien, transparan, dan bertanggung jawab.
Kepala BPKPD menutup kegiatan dengan menegaskan komitmen pihaknya untuk terus melakukan monitoring, evaluasi, dan pengembangan berkelanjutan, termasuk penyelenggaraan webinar lanjutan dan forum evaluasi kinerja agar pelaksanaan SIGAP KKPD berjalan optimal di seluruh jajaran pemerintah daerah.
“Kami berharap SIGAP KKPD menjadi model perubahan pengelolaan keuangan daerah yang bisa direplikasi oleh seluruh OPD di Kebumen. Sinergi dan pemantapan menjadi kunci agar setiap rupiah yang dikelola pemerintah benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya.
